karang yang indah kini hancur bersama debur ombak
batu yang keras kini rapuh menjadi kerikil lembut
fenomena apa itu?
tutuplah matamu buka haatimu temukan jawabannya
kemarin memang begitu indah
tapi sekarang?
keindahan itu berubah menjadi kegelapan
kejujuran dan kepercayaan yang kau agungkan
semua sirna, lenyap karena kau sendiri
tak tau mengapa terjadi
aku hanya bisa menerka-nerka
semudah itukah kau melakukan ini?
semudah itukah kau melukai hati ini?
kau tak pernah memahami semua ini
kau tak tau betapa pedihnya rasa ini
terasa layaknya sayatan luka terkena garam
tau kah kau rasanya itu?
begitu sakit dan perih
sama rasanya dengan rasa yang kurasakan saat ini
kini hanya serpihan kenangan yang terukir indah
tapi lenyap karena kepedihan
sebuah ketulusan tak mampu menjadi tembok pertahanan
tawa canda yanng renyah kini hanya sebuah memori indah yang dapat hilang begitu saja
Tidak ada komentar:
Posting Komentar