ARTI KATA KAMSEUPAY,
GALAU, DAN KEPO
A:
Heh kamu galau yah? Kenapa? Kok bisa? Hari gini galau kamseupay banget sih
hahaa
B:
ih kepo sih looee!!
Dari
percakapan anak alay diatas, kita dapat menggarisbawahi beberapa kata yang
cukup menarik untuk dibahas yaitu, kamseupay, galau, dan kepo. Apa sih arti
kata-kata itu?? Mari kita bahas satu-satu.
Arti kata Kamseupay
sendiri adalah istilah jadul yang kini mendadak populer kembali. Pada tahun
1970-an kata-kata ini sering digunakan untuk menyindir kasar kepada orang yang
dianggap sangat kampungan sekali. Namun setelah hilang dalam beberapa dekade
terakhir. Akhirnya kata kamseupay sendiri kembali menjadi trend setelah Marissa
Haque lewat tulisan blognya memopulerkannya kembali. Dan bahkan respon yang
luar biasa akibat menanggapi tulisan blog Marissa Haque sontak menjadikan
kamseupay menjadi trending topic beberapa waktu yang lalu.
KAMSEUPAY
: KAMpung SEkali Udik PAYah
KAMSEUPAY
: KAMpungan SEUkali PAYah
KAMSEUPAY
: KAMpungan SEkali Uuhh PAYah
Apa Sih Galau itu? Galau adalah perasaan hati yang tidak menentu, antara
beberapa faktor menjadi satu dan akhirnya membuat seseorang menjadi linglung,
mudah emosi, tak menentu, banyak melamun, suka menyendiri, bawaannya pusing
kalau ketemu orang, dan hal yang aneh lainnya yang tidak menentu.
GALAU, versi Kamus Besar
Bahasa Indonesia : galau, bergalau sibuk
beramai-ramai; ramai sekali; kacau tidak keruan (pikiran); kegalauan sifat
(keadaan hal)
GALAU, versi Kamus Besar
Bahasa Indonesia Edisi V Halaman 407 (2008) :
Galau berarti kacau (tentang pikiran); Bergalau berarti (salah satu artinya)
kacau tidak keruan (pikiran); kegalauan berarti sifat (keadaan hal) galau.
GALAU, versi Google
Translate dan Kamus Indonesia-Inggris John M. Echols dan Hasan Shadily : Bahasa Inggris galau adalah hubbub atau confusion. Yang artinya, galau
lebih menonjol kepada sebuah suasana pikiran yang sedang dilanda kebingungan.
GALAU, versi bidang
psikologi : Sebuah keadaan dimana kejiwaan
seseorang yang memiliki rasa kurang percaya pada sahabat-sahabatnya. Dengan
kata lain, saat ia memiliki sebuah masalah (lebih cenderung kepada hal
percintaan) orang tersebut tidak mempercayai saran-saran dan keberadaan
orang-orang terdekatnya, cenderung lebih mencintai kesendirian, kesakitan dan
ketersesatan, merasa tidak (kurang) diperhatikan atau dicintai oleh orang-orang
di sekitar, mencari perhatian dan merasa patut di kasihani dengan melakukan
aktifitas “update status” pada situs jejaring sosial dengan kalimat-kalimat
yang bermakna sakit hati dan kekecewaan, tidak percaya sepenuhnya pada rencana
Tuhan.
GALAU, versi anonim positif :
GALAU = God Always Listening Always Understanding
Tingkatan-Tingkatan
Kegalauan:
1. Agak Sedikit Galau. Contoh: duduk diatas kasur sambil melihat ke luar jendela diwaktu
hujan, sambil pasang earphone dan putar lagu galau seperti Adele–Someone Like
You atau lagunya Afgan-Hanya Jadi Sahabatmu, dll
2. Galau Sedikit Parah. Ciri-ciri yang mengidap galau sedikit parah, sedikit-sedikit ganti
status BBM, Facebook dan Twitter. Contoh: * Ganti status waktu lagi dengerin
lagu galau “#nowplaying (lagunya) jadi keinget kenangan masa lalu”.
3. Galau Agak Parah. Ciri-ciri yang mengidap galau agak parah ini tiba-tiba pasang status
atau tweet seperti ini: “Sumpah gue nggak bakalan ngetweet lagi sampe gue
lupain elo! EXIT”. Tapi 5 menit kemudian, bahkan ga sampai 5 menit udah ganti
status dan ngetwit:
“gak bisa.. gak bisa.. inget kamu lagi..”
“gak bisa.. gak bisa.. inget kamu lagi..”
4. Galau Akut. Galau tingkat ini yang paling bahaya. Bisa-bisa karena kegalauannya
ini, seseorang bisa jadi stress bahkan gila sampai-sampai ingin gantung diri di
monas seperti Anas Urbaningrum. Atau sampai pasang status dan tweet “Lebih baik
aku mati saja kalau kau tidak bisa bersamaku, paling tidak temanilah aku malam
ini”.
Kalau kamu sedang
berada di tingkatan galau ini, segeralah berendam atau bershower.
KEPO
adalah akronim dari Knowing every Particular Object adalah sebutan untuk orang
yang serba tahu detail dari sesuatu, apapun yang lewat di hadapannya selama itu
terlihat oleh matanya walaupun hanya sekelebat dalam beberapa kasus orang kepo
adalah orang yang serba ingin tahu, bisa jadi kayak semacam kecanduan untuk
tahu segala hal yang sepele dan itu bisa dia unggulkan sebagai kekuatan orang
tersebut hati-hati jika berhadapan dengan orang kepo, hal yang anda sembunyikan
tak lama kemudian akan muncul ke permukaan (rahasia yang bocor)
ciri
ciri orang kepo : serba ingin tahu kadang sok tahu mempunyai mata yang sangat
amat jeli dan tajam cikal bakal geek (evolusi sebelum orang itu jadi geek).
Kepo
dapat menjadi salah satu penyebab kegalauan, misalnya seseorang yang dulu
pernah kita suka sebut saja mantan pacar kita adalah objek kepo dan kita adalah
subke kepo, pada saat tertentu membuka akun jejaring sosial milik mantan dan
tumbuh perasaan yang berkecamuk dalam setiap diri muncul perasaan sedih,
senang, rindu, atau mungkin juga penyesalan. Jangan terlalu sering membuang
waktu berkepo ria karena biar bagaimanapun kepo tidak penting dan masih banyak
hal lain yang lebih penting untuk dilakukan. silakan kepo asal jangan
berlebihan, apalagi sampe menggalau terus garukin lantai. tetap semangat.
Perkembangan
zaman yang mempengaruhi perkembangan bahasa dalam pergaulan diharapkan tidak
memberikan dampak negatif yaitu terkikisnya penggunaan Bahasa Indonesia yang
baik dan benar. Jangan jadikan
modernisasi sebagai alat untuk menunjukkan keeksistensian diri di lingkungan
sekitar dengan hal-hal kurang penting seperti itu.
Respon dan Tanggapan Audiens
No
|
Positif
|
Negatif
|
1
|
Menarik
|
Terkesan
menghafal
|
2
|
Good job
|
Terlalu
teoritis
|
3
|
Suara jelas
|
Alay
|
4
|
Lucu
|
Kurang melihat
audiens
|
5
|
Asik
|
Kurang
menguasai panggung
|
6
|
Materi yang
disampaikan mudah dimengerti
|
Kurang
ekspresif, mukanya kurang rileks
|
7
|
Dapat membawa
suasana kelas menjadi rame
|
Masih keliatan
sedikit grogi
|
8
|
Jozz
|
|
9
|
Interaktif
|
|
10
|
Seru
|
|
11
|
Informative
|
|
12
|
Kreatif
|
|
13
|
Percaya diri
|
|
14
|
Materi keren
|
|
15
|
Apa yang kamu katakan
terbaik dari apa yang kamu tulis dan lakukan
|
|
16
|
Like this
|
Tanggapan
saya :
Awalnya saya bingung dalam memilih tema untuk public
speaking ini, akan tetapi sepertinya tema ini cukup menarik mengingat materi
ini sedang hangat di kalangan remaja. Penggunaan bahasa gaul dalam sehari-hari
merupakan suatu hal yang cukup up to date untuk dibahas sehingga kita tidak
hanya bisa menggunakan tetapi juga mengerti arti sesungguhnya dari bahasa atau
kata-kata tersebut. Pada pelaksanaan public speaking saya merasa gugup diawal
tampil akan tetapi lama-lama sudah bisa bisa mengikuti suasana dengan baik
sehingga dapat komunikatif dengan audiens.
Kesimpulan yang dapat saya peroleh dari hasil komentar
teman-teman dan public speaking saya :
1.
Saya kurang
lepas dalam menyampaikan materi, masih keliatan kurang rileks sehingga terkean
materi yang saya sampaikan menghafal.
2.
Kurang menatap
audiens, sehingga keliatan grogi.
3.
Materi yang saya
sampaikan cukup menarik, audiens tertarik untuk memperhatikan materi saya.
4.
Suara keras
sehingga audiens dapat mendengar dengan baik.
5.
Dapat membawa
suasana audiens tidak membosankan, audiens merasa seru dalam mendengarkan.
6.
Cukup
komunikatif dan informative.
Dari tanggapan tersebut saya dapat mengetahui
bagaimana kekurangan saya dalam melakukan public speaking. Public speaking
tidak semudah berbicara dengan banyak orang seperti ngrumpi akan teapi butuh
kemampuan pribadi yang dapat menarik audiens mengikuti dan mengerti apa yang
kita sampaikan. Banyak kekurangan yang masih perlu saya perbaiki seperti
kesiapan mental sehingga tidak gerogi didepan audiens, rileks dalam
menyampaikan dan tentu saja menguasai materi yang akan saya sampaikan.
Belajar dari apa yang telah kita lakukan, memperbaiki
setiap kesalahan yang kita perbuat, dan berusaha lebih baik untuk setiap hal
yang kita lakukan. Pengalaman merupakan masa lalu yang menjadi cermin dari
kehidupan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar